Sabtu, 12 Maret 2016

Cerita Daerah Bawang Merah dan Bawang Putih

Pada zaman dahulu, ada seorang kakak beradik. Sang kakak bernama Bawang Merah, sedangkan sang adik bernama Bawang Putih. Walaupun keduanya adalah saudara kandung, perangai mereka sangat berbeda. Pekerjaan Bawang Merah setiap hari bersolek saja. Sedangkan, Bawang Putih seorang yang senang bekerja.

Suatu hari, ketika Bawang Putih sedang mencuci di sungai, selendangya hanyut terbawa air sungai. Tidak mau kehilangan selendang, Bawang Putih mengikutinya ke mana selendangnya itu mengalir. Akhirnya, selendang itu tiba di rumah seorang nenek tua.

Bawang Putih mengetuk pintu nenek tua itu dengan sopan. "Permisi ... , permisi ...," ujar Bawang Putih sopan. Tidak lama kemudian, dan bunyi  "Kreeet,. kreeet," bunyi suara pintu yang terbuka. Tampaklah  nenek tua tesebut berjalan dengan bongkok.

"Permisi," lanjut Bawang Putih. "Apakah Nenek melihat selendang yang hanyut terbawa air sungai ?" tanya Bawang Putih. Kemudian, nenek  tua itu mempersilakan Bawang Putih masuk. "Silakan duduk, Cu," katanya. Bawang Putih pun segera duduk. Mereka bercengkerama dan Bawang Putih diminta melakukan berbagai pekerjan di rumah nenek tua itu. Bawang Putih melakukan semua pekerjan yang diberikan nenek dengan gembira dan sepenuh hati.

Setelah beberapa lama Bawang Putih melakukan pekerjaan rumah di tempat itu, nenek tua mengembalikan selendang Bawang Putih dan memperlihatkan satu buah kotak berukuran kecil dan satu buah kotak berukuran besar." Cucu, mau pililh yang mana ? Kotak ini atau kotak yang satunya lagi ?" Bawng Putih memilih kotak yang kecil.

Saat di perjalanan pulang, Bawang Putih membuka kotak kecil tersebut.  Betapa terkejut diri Bawang Putih mengetahui kotak kecil yang dipilihnya berisi perhiasan yang berkilau. Segera, Bawang Putih menceritakan semuan apa yng dialaminya kepada kakaknya, Bawang Merah.

Bawang Merah  yang merasa iri terhadap Bawang Putih, melakukan persis dengan Bawang Putih. Sampai pada akhirnya, Bawang Merah disuruh memilih kotak kecil atau kotak besar.  Bawang Merah,  ternyata memilih kotak besar. Dalam pikirannya, "Siapa tahu perhiasan yang di dalam kotak besar lebih banyak."

Di perjalanan pulang, Bawang Merah membuka kotak besar itu. Betapa terkejutnya Bawang Merah, ternyata isi kotak tersebut adalah serangga  yang sangat banyak jumlahnya beterbangan ke sana kemari.

Dari cerita Bawang Merah dan Bawang Putih, nilai moral yang dapat diambil  adalah menjadi oirang tidak boleh mudah iri hati dan serakah.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Numutkeun berita ahir-ahir ieu, Luna Maya anu aktris pelem tea, ceuk beja bakal alih profesi jadi guru, namung ku sadaya praktisi pendidika...