
Distribusi normal atau distribusi yang berbentuk lonceng ini merupakan salah satu distribusi yang terkenal sebab distribusi ini dapat menggambarkan secara umum baik :
1. waktu
2. tinggi
3. nilai
4. berat
5. volume
6. kadar
dari yang kecil dengan jumlahnya yang kecil, sedang dengan jumlah yang sedang, dan banyak dengan jumlah yang kecil.
Contoh :
Waktu kelulusan seseorang
Tinggi badan seseoran
Nilai quatient seseorang
Berat badan seseorang
Volume badan seseorang
Kadar senyawa/zat kimia sesorang
Gambar distribusi normal
Dengan mengetahui simpangan baku (SD/=Standar Deviasi /Standard Deviation) dan rata-rata populasi, dapat diketahui nilai kemungkinan/ peluang/ probabilitas/probability/ P( ) asalakan saja telah ditentukan nilainya (misal : tinggi,dst,dsb).
Probabilitas (((x bar) - (rata-rata ppopulasi) / simpangan baku populasi)) adalah rumusnya.
Dalam bentuk notasi : P( x bar - myu/sigma)
Kemudian Probabilts ini dijadikan acuan untuk mengetahu nilai peluang dengan mengkonverskan nilai ini dnegan tabel Z seperti yang dilihat di kanan atas.
Tentu saja, dengan menetapkan CF (Confidence Level) di sisi kiri, sisi kanan, atau kedua sisi (sisi kiri dan sisi kanan) dengan nilai tertentu (biasanya : 0,05)
Peluang maksimal distribusi normal adalah 1 (Luas yang diarsir penuh sema atau luas keselurhan lonceng itu).
Sedangkan bila peluang distribusi nomal adlah 0.5 mka luas lonceng yang diarsir adalah setengahnya.
Bagaimana bila [eluang distribusi normal yang ingin diketahui lebih besar > atau lebih kecil < ?
Luas daerha distribusi normal dimulai dari kiri ke kanan.
Lebih kecil sama dengan P ( )
Lebih besar sama dengan 1- P( )
Jadi, untuk mengetahui probability distribusi ini perlu diketahui : rata-rata, simpangan baku, dan nilai Confidence Levek yang ditentukan sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar